Ilmu Statistika:Ruang Lingkup Statistika
Dewasa ini statistik / statistika merupakan ilmu yang penggunaannya makin dirasakan kepentinganya, hampir semua bidang ilmu pengetahuan menggunakan statistika dalam rangka mengembangkan bidang masing - masing, sehingga dikenal statistika pertanian, ekonomi, kedokteran, pendidikan, statiska untuk ilmu - ilmu sosial lainya.
defenisis statistika secara modern dapat didefenisikan sebagai suatu metode yang digunkan dalam pengumpulan dan analisa data yang berupa angka sehingga dapat diperolah informasi yang berguna.
sebagai suatu subyek , ststistika menyediakan prinsip - prinsip dan metode utnuk merangcang proses pengumpulan, meringkas data yang diperoleh, melakukan interpretasi, serta mengambil kesimpulan generalisasi.
Secara etimologis kata "statistik" berasal dari kata status (bahasa latin) yang mempunyai persamaan arti dengan kata state (bahasa Inggris) atau kata staat (bahasa Belanda), dan yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi negara. Pada mulanya, kata "statistik" diartika sebagai "kumpulan bahan keterangan (data), baik yang berwujud angka (data kuantitatif) maupun yang tidak berwujud angka (data kualitatif), yang mempunyai arti penting dan kegunaan yang besar bagi suatu negara. Namun, pada perkembangan selanjutnya, arti kata statistik hanya dibatasi pada "kumpulan bahan keterangan yang berwujud angka (data kuantitatif)" saja; bahan keterangan yang tidak berwujud angka (data kualitatif) tidaklagidisebutstatistik.
dalam kamus bahasa Inggris akan kita jumpai kata statistics dan kata statistic. Kedua kata itu mempunyai arti yang berbeda. Kata statistics artinya "ilmu statistik", sedang kata statistic diartika sebagai "ukuran yang diperoleh atau berasal dari sampel," yaitu sebagai lawan dari kata "parameter" yang berarti "ukuran yang diperoleh atau berasal dari populasi".
Statistik parametrik adalah suatu uji yang modelnya menetapkan adanya syarat-syarat tertentu (asumsi-asumsi) tentang variabel random atau populasi yang merupakan sumber sampel penelitian. Sedangkan uji statistik yang tidak memerlukan adanya syarat-syarat tersebut disebut statistika non-parametrik. Statistika parametik lebih banyak digunakan untuk menganalisis data yang berskala interval dan rasio dengan dilandasi asumsi tertentu seperti normalitas. Statistika non-parametik dapat digunakan untuk menganalisis data yang berskala nominal dan ordinal.